Category Property

Menghadirkan Kenyamanan Maksimal di Dalam Rumah

Kenyamanan Maksimal di Dalam Rumah – Setiap orang memiliki comfort zone atau zona nyamannya masing-masing. Selain jenis ruangnya berbeda-beda, cara menikmati ruang itu pun tidak sama untuk setiap orang. Ada yang memilih ruang keluarga sebagai area favoritnya, ada juga yang merasa lebih nyaman berada di dalam kamar tidurnya. Bahkan ada ada yang merasa paling nyaman ketika berada di kamar mandi.

Kenyamanan Maksimal di Dalam Rumah

Apa pun ruangnya, yang jelas kenyamanan itu tidak terjadi dengan sendirinya. Kenyamanan itu harus diciptakan, lantas terus dijaga. Walaupun preferensi setiap orang akan kenyamanan sangat beragam, ada hal- hal umum yang secara psikologis dapat membantu terciptanya kenyamanan dalam ruang. Berikut di antaranya.

Warna Yang Nyaman
Tidak diragukan lagi, warna memberi pengaruh besar terhadap suasana ruang. Untuk menciptakan ruang ternyaman, pastikan warna yang mendominasi pada area ini adalah warna favorit Anda. Jika masih kurang “pede” mengaplikasikan warna kesukaan Anda pada bidang besar, gunakan warna tersebut pada aksesori ruang.

Bersinergi Dengan Alam
Sesuai kodratnya, manusia cenderung mencari sesuatu yang terhubung dengan alam maupun makhluk hidup lain. Hipotesis yang disebut “biophilia” ini, menurut para ilmuwan, merupakan bawaan dari proses evolusi manusia. Hingga saat ini, di tengah kehidupan yang serba-modern, manusia pun secara psikologis akan merasa tenang jika terhubung dengan alam. Karena itu, untuk mendapatkan kenyamanan pada ruang favorit, usahakan ruang bersentuhan dengan ruang luar melalui bukaan. Jika tidak memungkinkan, hadirkan tanaman hidup atau material alam pada ruang agar koneksi ini dapat dirasakan.

Perkakas Generator Set (Mesin Genset)
Ketergantungan manusia akan sumber listrik tidak bisa lagi dipisahkan meskipun dalam kurun waktu sekejap. Kita tentunya mengharapkan aliran listrik terus mengalir didalam rumah agar semua perangkat elektronik bisa bekerja secara normal. Berkaca dari perkara itu tak diragukan lagi jika rumah harus dilengkapi dengan alat ini. Di wilayah bali sekarang ini sudah banyak sekali tempat jual genset murah di bali yang bisa anda kunjungi.

Memorabilia
Baik sadar ataupun tidak, manusia tidak bisa lepas dari ingatan masa lalunya. Memori akan peristiwa yang menyenangkan secara psikologis mendatangkan kembali perasaan bahagia. Tambahkan berbagai memorabilia ke dalam ruang favorit dalam bentuk foto, suvenir, atau benda-benda penuh kenangan lain sebagai aksesori ruang.

Penataan Cahaya Yang Tepat
Tanpa cahaya yang tepat, ruang favorit tidak dapat dinikmati secara utuh. Pencahayaan yang bersumber dari matahari adalah yang paling nyaman, sekaligus mempererat hubungan ruang dengan alam. Tentu, jatuhnya cahaya harus diatur agar tidak menyilaukan dan tidak membuat ruang panas. Saat malam hari, hadirkan pencahayaan buatan yang lembut, yang mendatangkan efek menenangkan. Lengkapnya dapat dibaca di artikel Ciptakan Suasana dengan Cahaya.

Read More

Hindari Mimpi Buruk Sewa Mobil di Surabaya

Pasar Property 2019 Memerlukan Banyak Genset

Pasar Property 2019 – Pasar properti tahun 2019 belum akan banyak berubah dibanding kondisi pasar tahun ini. Perkiraan ini melihat dari asumsi makro ekonomi yang menjadi acuan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tidak banyak berbeda dengan APBN 2017. Misalnya, pertumbuhan ekonomi dipatok 5,4 persen dari tahun 2017, sementara inflasi disepakati 3,5 persen dan kurs rupiah Rp 13.400 per USD.

Yosi Hidayat Prabowo, Direktur Marketing Anugerah Sejahtera Group— perusahaan yang satu dekade terakhir ini banyak menangani pemasaran proyekproyek properti untuk kalangan menengah ke atas di berbagai kota—menyampaikan hal ini dalam diskusi Property Outlook 2019 “Strategi Industri Properti Memanfaatkan Tumbuhnya Infrastruktur”, di Jakarta, Selasa (5/12/2017). Menurut Yosi, bisnis properti sulit bangkit dengan pertumbuhan ekonomi yang belum beranjak dari 5%. “Daya beli masyarakat melemah,” ujarnya. Indikasi yang dipakai Yosi untuk melihat hal ini adalah banyaknya masyarakat yang menjual properti daripada membeli properti. Banyaknya masyarakat yang batal dan tidak meneruskan pembelian propertinya, menjadi indikasi lain yang menguatkan bahwa daya beli melemah.

Property war
Meski kondisi seperti ini, menurut Yosi pengembang tidak boleh terus menerus wait and see dan menahan diri. “Tahun 2019 adalah tahun ‘property war’, tahun momentum bagi para pengembang dalam mencuri kesempatan menggebrak pasar dengan cepat dan tepat,” lanjutnya. Kondisinya sama-sama berisiko bagi pengembang. “Menahan diri, bisnis makin mandek. Melansir proyek baru juga belum tentu disambut pasar. Tapi, daripada hanya menahan diri, alangkah baiknya menciptakan terobosan mutakhir dengan meluncurkan proyek baru atau melakukan improvisasi produk,” ujarnya.

Peluncuran proyek baru ini harus dilakukan di tahun 2019, mengingat tahun 2019 kondisi akan lebih bergejolak dengan adanya pemilihan presiden dan anggota DPR. Yosi mengatakan, pengembang harus melakukan langkah pergerakan atau keputusan yang bersifat strategis dan taktis dalam kompetisi sengit memperebutkan pasar ataupun konsumen. Kunci pokok untuk memenangi peperangan ini adalah kejelian pengembang dalam memenuhi WHEN (Wants, Hopes, Expectation, Needs) dan kejelian dalam menentukan dan melayani segmen pasar yang akan dituju. Langkah terobosan dalam membuat strategi promosi dan marketing pun tak boleh ditinggalkan. “Pengembang yang melakukan pengembangan secara kontinyu dalam inovasi konsep produk dan menjaga integritas dan servis total kepada konsumennyalah yang akan menang,” tambahnya. “Prinsip 5 T harus jadi pegangan untuk memenangkan persaingan, yaitu Trust, Time, Trasure, Traffic, dan Transportation,” ujarnya.

Geliat Properti
Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah saat ini, mendorong pembangunan proyek properti. Sejumlah indikator menggeliatnya bisnis properti nampak dari masifnya pembangunan proyek properti oleh para pengembang, baik di Jakarta maupun di sejumlah daerah. Agung Wirajaya, Assistant Vice President Marketing Strategic Residential APLN (PT Agung Podomoro Land Tbk.) yang turut hadir di acara dialog ini, merasa optimis dengan pasar properti Indonesia akan semakin membaik, seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2019. “Pembangunan infrastruktur telah mendorong penyebaran dan pemerataan perekonomian di masyarakat,” tambahnya.

Agung Wirajaya mencontohkan, pembangunan Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban di Jawa Barat yang tentu saja akan mempercepat akses ekonomi dari dan ke kawasan itu. Belum lagi dengan telah beroperasinya Tol Seroja di Bandung, serta jalan tol lainnya di Jabodetabek. Atas pertimbangan ini pula, APLN berani berinvestasi di wilayah Jawa Barat, khususnya di Bandung Selatan. “Selama ini pembangunan maupun investasi hanya berada di wilayah Bandung Utara. Hingga akhirnya pemerintah menetapkan Bandung Utara sebagai kawasan konservasi. Dan kami melihat kawasan Bandung Selatan yang asri dan alami, menyimpan banyak potensi untuk digali dan dikembangkan,” ujarnya. Yosi pun yakin, tak hanya APLN, pengembang lainnya pun akan berlomba melakukan hal yang sama, membangun properti barunya di daerah-daerah yang saat ini dibangun infrastrukturnya.

Kerjasama Dengan Distributor Genset
Menimbang harga genset cummins silent yang cukup murah serta genset merupakan mesin yang sangat dibutuhkan serta memiliki nilai jual tinggi untuk meningkatkan penjualan properti yang sedang lesu, maka kami akan mencoba untuk melakukan kerjasama dengan distributor mesin genset yang ada di Indonesia. Kami mengharapkan setiap properti yang kamu bangun dan dilengkapi dengan perkakas genset bisa memancing minat konsumen untuk membeli properti.

Read More